Lestarikan Budaya dan Motivasi Pesilat Muda, PERSINAS ASAD Kota Tarakan Gelar Pasanggiri 2026

TARAKAN — Perguruan Silat Nasional Ampuh Sehat Aman Damai (PERSINAS ASAD) Kota Tarakan sukses menggelar Festival Pasanggiri Tingkat Kota Tarakan pada Minggu (4/10/2026). Kegiatan bertema pelestarian budaya ini berlangsung khidmat dan penuh semangat di Masjid Al-Mukmin, Kampung Empat, Tarakan.
Sebanyak kurang lebih 100 pesilat yang merupakan utusan dari setiap ranting PERSINAS ASAD se-Kota Tarakan hadir untuk menampilkan kebolehan teknik dan keindahan seni pencak silat. Pada ajang pasanggiri tahun ini, kategori yang dipertandingkan berfokus pada kelompok usia senior dan sesepuh, yaitu:
- Kategori Pembina: Usia 35 hingga 50 tahun.
- Kategori Istimewa: Usia 51 tahun ke atas.
Ketua PERSINAS ASAD Kota Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, S.H menyampaikan bahwa penyelenggaraan festival ini memiliki nilai strategis dalam menjaga warisan leluhur sekaligus memberikan keteladanan bagi generasi penerus.
“Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk menghidupkan kembali semangat melestarikan seni budaya warisan bangsa. Selain itu, hadirnya para pesilat senior di gelanggang diharapkan dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi para pesilat muda agar terus giat berlatih serta menanamkan nilai-nilai luhur pencak silat,” ujarnya.
Suasana kegiatan berlangsung meriah namun tetap menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan sportivitas. Lewat peragaan jurus-jurus khas PERSINAS ASAD, para peserta kategori Pembina dan Istimewa membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk tetap menjaga kebugaran serta melestarikan seni bela diri asli Indonesia.
