Berita Daerah, kesehatan, LDII KALTARA

LDII Nunukan Gelar Pengajian Muda-Mudi, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, Ingatkan Bahaya Vape

Nunukan (26/10)– Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Nunukan menggelar pengajian khusus muda-mudi secara hybrid pada Minggu, (25/102026).

Kegiatan dipusatkan di Masjid Baitul Izza, Jalan Pattimura, Kelurahan Selisun, Nunukan, dan diikuti secara daring oleh Pimpinan Cabang (PC) LDII di Kecamatan Seimenggaris, Sebatik Utara, dan Tulin Onsoi.

dr. Senoaji Wijanarko Saat Memberikan Materi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ke Muda-mudi LDII Nunukan

Pengajian kali ini menghadirkan pemateri Kepala Seksi Pelayanan Medik Rawat Jalan RSUD Nunukan dr. Senoaji Wijanarko, MARS dengan materi “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)”.

Dalam paparannya, dr. Senoaji menjelaskan PHBS adalah sekumpulan kebiasaan atau tindakan kebersihan dan kesehatan yang dilakukan atas kesadaran diri sendiri untuk mencegah penyakit, menjaga kesehatan, dan menciptakan lingkungan yang bersih.

Penerapan PHBS pada remaja paling banyak diterapkan di tatanan rumah tangga dan sekolah.

Menurut dr. Senoaji, ada empat alasan utama:

1. Masa transisi pertumbuhan: Remaja mengalami perubahan fisik, hormon, dan psikososial yang pesat sehingga membutuhkan asupan gizi dan kebersihan yang baik.

2. Pencegahan penyakit: Menghindarkan remaja dari berbagai infeksi, virus, maupun masalah kesehatan kronis sejak dini.

3. Meningkatkan prestasi: Tubuh yang sehat dan bugar akan meningkatkan konsentrasi belajar serta prestasi di sekolah.

4. Membentuk agen perubahan: Remaja yang paham PHBS dapat menjadi edukator atau contoh yang baik bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Dr. Senoaji juga memaparkan indikator PHBS yang wajib diamalkan generasi muda LDII:

– Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir 60 detik sebelum dan sesudah makan serta setelah beraktivitas (6 langkah cuci tangan).

– Konsumsi makanan bergizi dan gizi seimbang, memperbanyak buah dan sayur, serta menghindari jajanan sembarangan yang kurang higienis.

– Konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) khusus bagi remaja putri untuk mencegah risiko anemia.

– Olahraga teratur atau aktivitas fisik setiap hari.

– Menggunakan jamban sehat dengan standar sanitasi yang bersih.

– Tidak merokok dan bebas NAPZA, menolak segala bentuk rokok termasuk rokok elektrik/vape.

– Memberantas jentik nyamuk dengan gerakan 3M (Menguras, Menutup, Mengubur) untuk mencegah DBD.

– Membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah sesuai jenisnya

– Sampah B3 (merah), Anorganik (kuning), dan Organik (hijau) demi kebersihan kelas, sekolah, dan rumah.

– Istirahat yang cukup dengan waktu tidur teratur setiap malam.

Pada sesi akhir, dr. Senoaji memberikan peringatan khusus kepada para muda-mudi tentang maraknya penyalahgunaan vape.

“Ingat! Bahaya penyalahgunaan Etomidate pada vape. Etomidate dalam vape pod getar, getar narkotika. Efek pada otak dan supresi adrenal serta termasuk penyalahgunaan narkotika,” tegasnya.

Melalui pengajian ini, DPD LDII Nunukan berharap generasi muda LDII tidak hanya kuat dalam keimanan dan akhlak, tetapi juga menjadi pelopor hidup bersih dan sehat, serta mampu menjauhi perilaku berisiko seperti merokok, vape, dan narkoba di tengah tantangan zaman.(Cak Dayat / LDII Nunukan)