Berita Daerah, dakwah, Warta LDII Kaltara

Silaturahmi & Koordinasi DPD LDII Kab. Tana Tidung Temui Kepala Kemenag, Bahas Peran Positif Umat Beragama

Tana Tidung (3/6) – Guna mempererat tali silaturahmi, sinergi, dan memperkenalkan kiprah organisasi, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII Kabupaten Tana Tidung, Andi Burhan, M.T, bersama Sekretarisnya H. Kamaruddin, S.Pd, melakukan kunjungan kehormatan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Tidung pada Selasa (2/6/2026).

Kedatangan disambut hangat dan penuh kekeluargaan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tana Tidung, H. Hamzah, di ruang kerjanya.

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab tersebut, Andi Burhan menyampaikan “gambaran lengkap mengenai keberadaan LDII di Kabupaten Tana Tidung yang telah berdiri dan berkarya sejak tahun 2013”, jelasnya.

Ia pun menjelaskan secara rinci “berbagai program dan kegiatan positif yang telah dilaksanakan selama ini, yang senantiasa melibatkan serta memberdayakan masyarakat sekitar sebagai wujud nyata pengabdian kepada bangsa dan negara”, ujarnya.

Pemaparan yang disampaikan mendapatkan tanggapan yang sangat positif dan apresiasi tinggi dari H. Hamzah.

Beliau menyampaikan dukungan “sepenuhnya dan memberikan masukan berharga agar LDII senantiasa dapat tampil menjadi teladan di tengah masyarakat, sekaligus menjadi corong semangat dan motivator utama yang mengajak warga untuk terus berbuat kebaikan”, kata H. Hamzah.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan kontribusi nyata yang sangat berharga bagi Pemerintah Kabupaten Tana Tidung dalam rangka membina kerukunan dan kemajuan umat.

Di penghujung pertemuan, Andi Burhan dan H. Kamaruddin secara simbolis menyerahkan majalah terbitan LDII bernama Nuansa kepada H. Hamzah.

Majalah yang terbit setiap dua bulan ini berisi liputan lengkap serta dokumentasi berbagai kegiatan positif dan program unggulan yang telah dilaksanakan oleh jajaran LDII di seluruh Indonesia.

Kepala Kemenag pun menyambut baik “pemberian ini dan berharap inisiatif sejenis dalam bidang publikasi dan media informasi dapat dicontoh serta dilakukan pula oleh organisasi kemasyarakatan keagamaan lainnya, agar nilai-nilai kebaikan dan karya nyata umat makin luas tersebar dan bermanfaat bagi banyak orang”, tutup H. Hamzah. (*)