LDII Nunukan Selatan Gelar Sosialisasi Financial Planning Bagi Generasi Muda
Nunukan (8/2). Pimpinan Cabang LDII Nunukan Selatan menggelar kegiatan sosialisasi perencanaan keuangan (financial planning) bagi para remaja usia nikah di Aula Masjid Baitul Izza Jalan Pattimura Kelurahan Selisun Nunukan, Sabtu (7/2).
LDII menilai, generasi muda khususnya usia nikah harus bisa mengatur keuangannya dan mewujudkan kemandirian. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi bagi generasi muda LDII.
Acara yang diikuti oleh puluhan generasi muda usia menikah, dengan target untuk mempersiapkan generasi muda khususnya para perempuan agar pandai dalam mengatur keuangan.
Dalam sambutannya Pembina PC LDII Nunukan Selatan Hidayat, mengatakan para remaja khususnya para usia nikah perlu diberikan pembekalan tentang pengelolaan keuangan dengan baik.
“Generus Nunukan haruslah dapat mempersiapkan segalanya mulai dari menabung dan berinvestasi lalu pintar membedakan kebutuhan dan kemauan, mengukur prioritasnya,” Kata Hidayat dalam sambutannya.
Hidayat menilai bahwa perkembangan zaman yang sangat pesat mengharuskan setiap individu untuk selalu waspada dengan segala perubahan yang ada.
“Nah atas dasar itu kami pengurus PC LDII Nunukan Selatan mengadakan sosialisasi ini dengan sasaran kalangan muda agar bersiap menghadapi tantangan zaman ke depan,” Papar Hidayat menambahkan.
Dalam acara tersebut hadir sebagai pemateri Jeany Mustika, S.Ak yang merupakan sarjana Akutansi lulusan Universitas Negeri Jakarta. Ia yang biasa menyampaikan literasi keuangan di media sosial menyampaikan bahwa para remaja harus mengenal dan belajar perencanaan keuangan mulai dari yang paling sederhana.
Kemudian bisa mengatur keuangannya dengan menerapkan kecerdasan finansial, jenis penerimaan dan pengeluaran, konsep harta dan hutang, serta mengenal tujuan finansial itu sendiri.
“Bagaimana fokus dan disiplin mencapai tujuan keuangannya sekaligus mempersiapkan keuangan jangka pendek dan jangka panjang bahkan sebagai sarana untuk mencapai surga Allah dengan selalu menyisihkan sebagian hartanya untuk nfak dan sodaqoh,” ujar Jeany.
Menurut Jeany, rumus yang paling sederhana yang bisa diterapkan dalam pengelolaan keuangan adalah 4 : 3 : 2 : 1. Artinya dari 100% penghasilan yang didapat setiap bulan akan disisihkan sebesar 40% untuk memenuhi kebutuhan, 30% untuk menabung, 20% untuk keinginan/hiburan dan 10% untuk sodaqoh.
“Saya berharap, generasi muda LDII bisa mempersiapkan perencanaan finansial, sehingga nantinya bisa memahami konsep kecerdasan finansial sejak dini sehingga para generasi LDII bisa mandiri dalam keuangan,” Tambahnya.
Mengingat antusias peserta dalam mengikuti kegiatan ini, maka para pengurus berencana akan meningkatkan lagi acara serupa dalam skala yang lebih luas dan maksimal. (Cak Dayat)
