Berita Daerah, dakwah, teknologi, Warta LDII Kaltara

Membangun Generasi Cerdas  LDII Kaltara Gelar Pelatihan Jurnalistik Online dan Offline

Tarakan (30/12). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar pelatihan jurnalistik pada 28 Desember 2025 di Gedung Pertemuan Masjid Nur Hasan Tarakan secara offline dan online se Kabupaten/Kota di Kaltara. Kegiatan ini sebagai bentuk pelatihan kepenulisan dan bermedia sosial bagi generasi muda yang ingin bergiat di bidang jurnalistik.

Pelatihan diikuti 60 peserta perwakilan dari DPD, PC, PAC LDII sewilayah Kaltara secara offline dan online. Selain itu juga menyampaikan materi tentang menulis berita online, foto, video, hingga membuat konten di media sosial.

Pelatihan Jurnalistik DPD, PC, PAC LDII sewilayah Kaltara Secara Offline dan Online

Kegiatan dibuka langsung Ketua DPW LDII Kaltara, H. Jaet Ahmad Fatoni, “pelatihan jurnalistik ini penting di tengah era gempuran bermedia sosial. Dengan belajar jurnalistik dari para pakar, maka generasi muda LDII bisa produktif menyebarkan informasi yang bertanggungjawab”, ujarnya.

Ketua DPW LDII Kaltara, H. Jaet Ahmad Fatoni Membuka Pelatihan Jurnalistik se Kalimantan Utara

Jaet melanjutkan, “LDII Kaltara memiliki banyak kegiatan positif yang harus diketahui masyarakat luas. Selain sebagai informasi, berita yang dibuat juga sebagai wahana edukasi. Karena itu, jurnalis LDII harus bisa membuat berita yang berkualitas dan bertanggungjawab,” tambahnya.

“Di era saat ini kebohongan mudah menyamar menjadi kebenaran karena masyarakat lebih fokus pada kecepatan penyebaran informasi dan dampak emosionalnya, bukan pada akurasi fakta. Karena itu banyak berita hoaks yang bisa menimbulkan kegaduhan”, jelas Jaet.

”Melalui pelatihan ini, generasi muda LDII bisa menyebarkan informasi yang benar sesuai fakta, apa adanya. Bukan tentang siapa yang cepat menyebarkan informasi, tapi menyebarkan informasi yang tepat,” ujar Jaet.

Diakhir sambutnya ia mengajak para peserta bijak bermedia sosial dengan membuat berbagai konten menarik yang diambil dari kegiatan LDII. ”Begitu banyak kegiatan LDII Kaltara yang positif dan bermanfaat untuk masyarakat umum, sekarang bagaimana mengemas peristiwa itu menjadi menarik tanpa mengurangi substansinya,” tutupnya. (*)