Minggu, 15 Desember 2019 : 21:39:15 WITA

Artikel

DPW LDII Kaltara Gelar MUSWIL II

TANJUNG SELOR – Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPW LDII) Provinsi Kalimantan Utara  menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-II, yang dilaksanakan di Gedung Gadis Provinsi Kaltara. Muswil ini juga bertepatan dengan hari jadinya yang ke-6 tahun berdirinya LDII di Kaltara. Pasalnya Muswil pertama sudah dilaksanakan pada saat hari jadi Kaltara yang pertama. Menjadi provinsi bungsu maka Provinsi Kaltara menjadi DPW LDII seluruh Indonesia yang ke-34.

“Saat berdirinya LDII ini bersamaan dengan berdirinya Kaltara, itu kami sudah laksanakan Muswil ke-I, sekarang sudah 5 tahun, jadi Muswil yang ke-II,” ungkap Ketua Umum DPP LDII Prof. Dr. Ir K.H bdullah Syam, M.Sc saat di mintai keterangan, Minggu (21/4). Katanya, tujuan dari Muswil ini untuk membentuk pengurus baru, karena pengurus lama sudah berakhir masa baktinya.

Untuk menjadi pengurus LDII Provinsi Kaltara, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh pengurusnya, seperti memiliki kejujuran, amanat, kerja keras, hemat dan secara sosial harus bisa membangun kerukunan dan kekompakan serta kerja sama yang baik. “Kita ingin pengurus yang baru yang memiliki kriteria dan mampu  melaksanakan program-program. Pesan untuk program itu, sederhana akuntabel yang bisa dipertanggungjawabkan. Kemudian transparan, efektif dan efisien jadi tepat guna,” ucapnya. Kemudian harus mengacu kepada visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Dimana programnya yang bisa memberikan kontribusi, khususnya kepada masyarakat Kaltara dan umumnya untuk bangsa Indonesia. “Ini beberapa hal yang dipesankan dan termasuk dalam unggulan  program,” jelasnya.

Abdullah Syam menuturkan Gubernur Kaltara sangat memberikan apresiasi, sehingga para peserta Muswil semangat dengan dorongan orang nomor satu di Kaltara, dan secara subtansi Gubernur sudah mengenal LDII sejak dirinya menjabat sebagai Sekprov Kaltim. “Alhamdulillah, tadi pak Gubernur juga sangat memberikan apresiasi,” katanya. Dirinya juga berpesan untuk tidak mementingkan kepentingan pribadi atau kelompok. Dia meminta untuk mementingkan keberpihakan ke masyarakat. “Karena dakwah tidak hanya dengan perkataan tetapi juga dengan perbuatan, misalkan untuk zaman now kaum milenial yang sangat rentan terhadap pengaruh-pengaruh eksternal, seperti dari media sosial dan sebagainya, tapi berkat pertolongan Allah SWT kalau imannya kuat, insya Allah tidak hanyut terhadap pengaruh negative,” bebernya.

Dia juga menekankan bahwa LDII menerapkan pendidikan mulai pada tingkat PAUD sudah ditanamkan akhlakul karimah, yang kedua memahami ilmu agama sampai paham, ketiga mulai dididik keterampilan keterampilan supaya suatu saat bisa mandiri. Target ini adalah program yang dinamakan tri sukses dalam LDII. Di tingkat remaja atau mahasiswa, LDII mempunyai pesantren bagi mereka, bahkan ada pondok pesantren mahasiswa dan sudah diakui operasionalnya oleh Kementerian Agama serta mendapat bantuan.

“Kegiatan Muswilini sendiri dihadiri oleh sekitar 350orang peserta, terdiri dari PC dan PACLDII yang berada di 5 kabupaten/kotadi Provinsi Kaltara,” sebutnya. Sementara itu, dari Ketua DPW LDII Kaltara, H Zainuddin Al Amin, SH mengatakan, kegiatan ini merupakan tugas sebuah organisasi setiap lima tahun sekali. Untukmengadakan evaluasi baik kinerjakepengurusan yang mendapatkanamanat lima tahun.Kemudian mengevaluasi tentangprogram-program yang dirancang terdahulu,sehingga dalam forum Muswiluntuk wilayah Kalimantan Utara termasukforum tertinggi di tingkat provinsi.“Nanti ketua dan pengurus akanmemberikan pertanggungjawaban bilamana diterima oleh peserta, mungkinsaja diberikan amanah kembali, kalaumemang kurang bisa diterima ada halyang tidak sesuai maka tentunya dalamforum ini jugalah akan memilih ketuaatau pengurusan yang baru,” tuturnya.

“Alhamdulillah, karena baru pertama kali dilaksanakan di ibu kota provinsi, Kita mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kaltara, tempat ini, konsumsi dan termasuk tamu kita dari pusat semua di-backup oleh Pak Gubernur,” sambungnya. Dirinya berharap ke depannya, memperkuat program yang telah dilaksanakan oleh Gubernur Kaltara. Sebagai mitra sebuah ormas pemerintah dan juga bisa bekerja sama dengan ormas-ormas Islam. “Karena itu semua ormas Islam kami akan jalin kerja sama yang lebih harmonis di masa yang akan datang,” jelasnya. Gubernur Kaltara Irianto Lambrie berharap agar LDII mampu lebih memberikan perannya, dokumentasi dari program-program nyatanya. Ia berharap LDII di Kaltara akan bisa menginfakkan berbagai pendidikan yang memang sudah ada, seperti SMP yang berasrama, dan ke depannya bisa mengembangkan pesantren sebagai basis pendidikan ciri khas dari keislaman Indonesia, ini sebagai bentuk korelasiantara pengetahuan ilmu agamadengan kerja nyata progam LDII.

“Terakhir saya mengucapkan selamat dan sukses atas dilaksanakannya Muswil yang kedua ini. Dan semoga yang terpilih pengurus baru yang akan membawa LDII menjadi lebih kuat lagi, dan meningkatkan kualitas emansipasinya dalam pembangunan Kaltara,” tutupnya.

Komentar ditutup.