Minggu, 26 Mei 2019 : 05:58:23 WITA

Artikel

Buka Musda LDII, Bupati Pasangkayu Beri Pesan Nasionalisme
MUSDA DPD LDII PASANGKAYU

PASANGKAYU— Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Pasangkayu menggelar musyawarah daerah (Musda) ke IV guna memilih kepengurusan baru untuk masa kerja lima tahun kedepan, Kamis 17 Januari. 

Kegiatan yang berlangsung di aula salah satu hotel di Pasangkayu itu dibuka langsung oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa. Ditandai dengan pemukulan gong. Hadir pula dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Pasangkayu Muhammad Saal, sejumlah ormas islam, unsur pimpinan Forkopimda, serta sejumlah pimpinan OPD.

Dihadapan ratusan kader LDII Pasangkayu, Agus Ambo Djiwa berpesan tentang pentingnya menumbuhkan jiwa nasionalisme. Mencintai Pancasila sebagai dasar negara.

Kata dia, sebagai lembaga yang berbasis Islam, LDII diharapkan selalu dapat memberi contoh yang baik tentang ajaran Islam yang toleran dan damai. Ditengah ummat LDII juga diharap mampu menangkal paham-paham radikal yang bisa memecah belah persatuan.

“LDII merupakan bagian dari pilar pembangunan di negara ini, sehingga kehadirannya diharapkan mampu mendorong pembangunan, dan mampun menjalin kerjasama dengan pemerintah. Memamjukan daerah dan negara, sehingga negara menjadi kokoh. NKRI bagi kita semua adalah harga mati” tegasnya.

Lebih jauh ia mengharapkan peran-peran nyata LDII khususnya di Pasangkayu. LDII diminta dapat membantu Pemkab dalam menyukseskan semua program pembangunan daerah yang telah dicanangkan.

“Olehnya saya berharap Musda ke IV LDII Pasangkayu dapat memilih pemimpin yang bisa membangun kerjasama dengan pemerintah, dan dapat membangun kerjasama yang baik dengan lembaga lainnya. Sehingga pemikiran kita semua dapat sejalan dapat satu visi dalam pembangunan” harapnya.

Sementara, Ketua DPW LDII Sulbar Rianto, mengaku amat mengapresiasi kehadiran bupati dan wakil bupati Pasangkayu dalam Musda tersebut. Kata dia, Musda ke IV ini selain memilih kepengurusan yang baru juga akan merumuskan isu dan sasaran strategis DPD LDII Pasangkayu untuk lima tahun mendatang.

Sambung dia, sebagai lembaga dakwah, sejak beridirinya LDII terus berupaya untuk memberi manfaat kepada masyarakat. Di Pasangkayu sendiri, LDII telah melakukan berbagai kegiatan sebagai bentuk sumbangsi nyata pada pembangunan. Seperti mengrim atlit silat pada perhelatan Porprov Sulbra baru-baru ini, menjalin kominikasi baik lintas Ormas dan instansi pemerintah.

“Dibidang kesehatan kami telah melakukan seminar kesehatan, kemudian dibidang sosial kami telah memberikan donasi untuk bencana alam di Palu, Sigi, dan Donggala, kami juga telah mengirim relawan kesana untuk masa tanggap darurat dan masa pemulihan” sebutnya.    (tim KIM DPP)

Komentar ditutup.